"Menumbuhkan Kemandirian pada Balita"


Ketika anak Anda baru lahir, dia sama sekali tidak menyadari bahwa Anda dan dia adalah dua makhluk yang terpisah. Seiring waktu, dia mengembangkan berbagai keterampilan fisik, mental, dan emosional sehingga lebih percaya diri dan mulai memahami bahwa dia adalah pribadi yang berdiri sendiri. Tentu saja, hal itu juga berarti dia semakin ingin melakukan hal-hal dengan caranya sendiri.



Individualitas dan kemandirian
Pengertian anak mengenai individualitas membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Sekitar usia 6 atau 7 bulan, dia mulai menyadari bahwa dirinya terpisah dari Anda dan bahwa Anda bisa meninggalkannya sendirian. Meskipun demikian, kecemasannya sering muncul ketika harus berpisah. Tahap ini dapat berlangsung sampai dengan tahun kedua anak Anda. Begitu dia menjadi lebih sosial dan lebih percaya diri bahwa Anda pada akhirnya akan kembali kepadanya setelah meninggalkan dia di tempat penitipan anak atau dengan pengasuh, dia akan dapat bergerak maju dan membentuk identitas dan kemandiriannya sendiri.

Mengembangkan kemandirian
Anda dapat mendorong anak Anda untuk lebih mandiri dengan melakukan hal-hal berikut:


  • Terimalah beberapa perilakunya. Pembangkangan dan ketidakpatuhan untuk memenuhi permintaan Anda adalah bagian normal dari pertumbuhan balita Anda untuk menjadi seorang individu.
  • Ikuti keinginan anak Anda. Jika dia bersikukuh ingin melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, biarkan dia melakukannya sejauh hal itu masuk akal.
  • Gunakan pengalih perhatian. Anda mungkin merasa kesulitan untuk mendapatkan ketaatan anak Anda terhadap perintah tanpa pengalih perhatian. Jadi, gunakan taktik pengalihan perhatian atau izinkan dia untuk membuat pilihan dan menawarkan dia beberapa kebebasan dan pilihan.
  • Hindari memerintah dan mengultimatum.  Bimbing  dan arahkan dia, bukannya mengancam dan memerintah.

Pada banyak kesempatan anak Anda mungkin melakukan kebalikan dari apa yang Anda inginkan. Dia mungkin lari ketika Anda mencoba untuk mengenakan pakaiannya karena tidak bisa menahan diri untuk segera bermain. Dia juga mungkin tampak membenci hampir semua bentuk kontrol Anda. Dia ingin berpakaian sendiri dan makan sendiri.  Semua perilaku menentang tersebut adalah normal, sebagai bagian dari proses kemandiriannya, bahkan jika  hal itu terasa menjengkelkan bagi Anda.

Source : http://majalahkesehatan.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Kisah 3 Orang Tukang Bangunan"

"Sudah Berusaha Tapi Kok Susah Suksesnya? Mungkin Ini Penyebabnya"

"6 Rasa Sakit yang Lebih Menyakitkan dari Melahirkan!"